Uang Kertas 2000 Masih Diperlukan?

Beberapa kalangan menganjurkan dinar dan dirham dipergunakan sebagai alat tukar. Pasalnya, nilai dinar dan dirham dianggap lebih stabil dan tidak akan tergerus inflasi. Namun, benarkah dinar dan dirham bisa diterapkan sebagai alat tukar sepenuhnya?

Muhaimin Iqbal, pemilik dan pengelola jaringan Gerai Dinar, mengatakan, dinar dan dirham tidak dapat dipakai sepenuhnya sebagai alat tukar. Uang kertas juga masih dibutuhkan. “Ada kalanya bertransaksi dengan dinar secara fisik memang kurang praktis,” ujarnya di Jakarta, Kamis (13/8).

Ia menuturkan, dinar kurang praktis untuk bertransaksi karena membawa koin emas tidak semudah membawa uang kertas. Selain itu, uang dinar emas memiliki nilai nominal yang tinggi sehingga tidak mudah untuk berbelanja untuk barang-barang yang bernilai kecil. “Kebanyakan peminat dinar dan dirham adalah umat Muslim. Sedangkan yang lain tidak. Oleh karena itu, uang kertas masih dibutuhkan. ” ujarnya.

Yang bisa dinar lakukan, kata dia, hanya menggantikan fungsi uang sebagai alat penyimpanan nilai dan sebagai satuan perhitungan timbang. “Kalau untuk membeli barang gunakan uang kertas. Untuk tabungan baru gunakan dirham dan dinar,” tandasnya.

One thought on “Uang Kertas 2000 Masih Diperlukan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s